sehingga semua data yang diperlukan untuk dapat masuk akun si korban berhasil didapat dan tersimpan di database pribadi milik halaman palsu tersebut.
"Eh Rip, kue iso mbena'ke FBku g'?"
"Gene Fesbukmu?"
"Ora keno dibuka' re, dibobol wong wata'e"
"Lha email'e ijeh keno dibuka' po g'?
"Emaile tak buka' ora keno re, wata'e dibobol wong barang emailku"
"Oh ngono"
" Lha ndung pye?"
"Eo wiz bar wae, g' iso nek ngono"
Itulah percakapanku dengan seorang temenku kemarin pas disekolah. Dia Dia bilang kalo' akun FBnya yang satu ini g' bisa dibuka. Katanya dia punya tiga akun FB *wah buat apaan semua tuh?? dan salah satu FBnya yang udah punya 2200 lebih temen, dibobol orang. Dia ngomong, "eman-eman tho kancane wis akeh" *hulluh, angger wong g' kenal di ADD koq, ncen akeh..
Perlu diketahui, bahwa jika terlalu banyak temen di akun FB dapat menyebabkan akun tersebut terblokir secara otomatis dari sistem database Facebook. Biasanya sebelum kita meng-ADD seseorang pasti ada peringatan, "Apakah ...... adalah benar-benar teman anda?" atow apalah itu... Itu termasuk salah satu peringatan secara tak langsung dari Pemilik Facebook kepada kita, agar kita tidak sembarang mang-ADD orang di jejaring sosial tersebut.
Nah, untuk akun FB yang dibobol orang itu hanyalah semacam omong kosong belaka. Sebenarnya tidak bisa akun seseorang diakses orang lain kecuali dari kecerobohan pemilik akun FB itu sendiri. Lho koq isonya?? Ya, iso donk,, hehehe....
Nih tak jelasin,. Database Perusahaan sekelas Facebook seperti itu pastilah mempunyai sistem keamanan yang tak sekedar ecek-ecek semata. Cyber security atau penjaganya pun tak hanya orang-orang biasa. Makanya database FB pastinya aman sekali. Pada 2009 lalu kalau g' salah, Facebook mengijinkan pihak ketiga (third-party) untuk ikut campur dalam pengembangan database-nya. Para pengembang yang dianggap mampu dan berminat untuk mengembangkan Facebook pun dapat bekerja dengan data dan user pada Facebook. Alhasil, sistem data tersebut dimungkinkan terbuka bagi para pengembang. Tapi terbuka hanya untuk pengembang lho,, yang tentunya mereka dapat dipercaya. Jadi g' mungkin lah kalau ada yang bisa bobol akun FB orang lain, itu cuman bo'onk.
Sebenarnya, orang yang bisa ngakses akun orang laen itu cuman pandai-pandaian doank koq. Seberapa pandai orang tersebut menipu daya orang lain sehingga dengan sendirinya si korban tadi memberikan username beserta password akunnya. Bisa dengan cara mengintip si korban pas mau log-in, pake' keylogger, pake' kamera pengintai dibelakang si korban, kamu ancem langsung pake' golok juga bisa hehehe....*don't try this at home, kamu coba secara acak, ataupun dengan cara yang lain.
Salah satu cara yang paling populer yaitu dengan menggunakan halaman tipuan. Apa itu halaman tipuan??? Halaman tipuan adalah semacam halaman yang mirip dengan halaman Facebook asli, tapi halaman FB tersebut palsu. Alias made in gawe dewe... Cara kerjanya, entah bagaimana *tinggal kecerdikan kita agar si korban masuk kehalaman palsu tersebut. Di halaman tersebut terdapat tulisan entah apa *tinggal kecerdikan kita, sehingga si korban merasa bahwa halaman tersebut asli halaman Facebook dan mau saja melakukan instruksi-instruksi yang tertera di halaman tersebut, sehingga semua data yang diperlukan untuk dapat masuk akun si korban berhasil didapat dan tersimpan di database pribadi milik halaman palsu tersebut. Alhasil, pemiliik halaman palsu tersebut pun tinggal panen username n' password FB. *hiiii serrreeeemm....
Biasanya halaman palsu yang banyak dipakai adalah halaman awal facebook atau halaman masuk facebook. Dikarenakan kebanyakan orang kalau buka FB kurang hati-hati, *grusa-grusu.... mereka biasanya hanya liat tampilan FBnya bener, langsung main masukin username n' password aja tanpa mikirin alamat url-nya bener pa g'???? Ada juga kesalahan fatal lainnya, yaitu lupa log-out akun FB. Kalau buka FBnya dikomputer pribadi sich g' masalah wong yang punya akses penuh sama komputer pribadi kita sendiri, nah..., kalo buka'nya di warnet atau komputer umum ini yang bahaya. Lupa log-out, akun FB masih kebuka, komputer dipake' orang laen, pas orangnya g' bener,,, waduh... bisa dibuat yang macem-macem tuh akun.
Satu lagi tips biar buat hati-hati jika buka akunnya di warnet. :
Pertama, kalau pengin bener-bener aman aktifkan fitur Private Browsing, caranya klik menu Tools - Start Private Browsing (Ctrl + Shift + P) khusus Mozilla Firefox. Fitur ini fungsinya agar kita jika berkelana di dunia maya tidak meninggalkan jejak sama sekali. Jadi g' ada bekasnya dihistory.
Kedua, kalu udah terlanjur g' ngaktifin fitu private browsing, hapus aja semua history perjalananmu didunia maya, dengan cara klik menu Tools - Clear Recent History (Ctrl + Shift + Del) khusus Mozilla Firefox. Fitur ini berguna untuk menghapus semua jejak perjalanan kita.
Ketiga, biasanya disaat kita akan masuk sebuah akun pasti dibawah username ada centangan bertuliskan "ingat saya". Hilangkan centang tersebut. Jika terlanjur tercentang tenang saja, masih ada penangkalnya. hehehe.... Coba lakukan trik ini, klik Tools - Options, pilih opsi Security, pada kolom Password klik tombol Saved Password. Nah disitulah letak semua password dan username yang tersimpan. Tinggal Klik Remove All. Selesai deh....
Sekali lagi, Kejahatan tidak terjadi karena hanya ada niat semata, tetapi juga kesempatan. waspadalah!! waspadalah!!! *hehehe.... kaya' ditipi-tipi...
Mungkin baru hanya ini artikel yang dapat aku tuliskan diblogku ini. Kalau ada yang salah, mohon dibenarkan. Saya tunggu komentnya. Kalau mau dikopi silahkan, tapi ikut sertakan link asalnya. Ini asli buatan saya bos,,, O.K.... :)


No comments:
Post a Comment